MENINGGAL KETIKA SEDANG MENIKMATI MALAM PERTAMA
Posted by Shonantha at 8:23 PM
Sungguh malang nasib sebut saja namanya Marjono / Jojo, pemuda kampong yang mempunyai impian yang luar biasa ini ternyata mempunyai umur yang begitu pendek, dia meninggal di usia yang relative cukup muda yakni 19 tahun.
Awal cerita, ketika jojo berusia 18 tahun ketika itu dia baru saja lulus dari salah satu MAN di kecamatan kembang, kabupaten jepara. Jojo langsung saja mohon ijin kepada orang tua untuk mengadu nasib ke kota Jepara,
Labels: Humor 0 comments
Sejarah Persijap
Posted by Shonantha at 9:40 PM

Sebelum berkiprah dalam kancah persepakbolaan nasional seperti sekarang ini, persijap telah mengarungi perjalanan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Dengan kata lain sepakbola di Jepara mempunyai catatan sejarah yang cukup panjang.
Pada paruh waktu sekitar tahun 1930-an, di Jepara lahir dua klub sepakbola bentukan Belanda. Yaitu Y.V.C. (Yapara Voedbal Club) dan Alsides. Dengan demikian cikal bakal sepak bola di Jepara sudah berakar sejak penjajahan Belanda. Sepak bola di Jepara pada kurun waktu itu dalam waktu singkat sudah bisa menjadi olah raga rakyat. Di setiap pelosok desa sepak bola sudah dimainkan. Namun setelah Belanda kalah dan bangsa Indonesia di jajah Jepang, dua klub tersebut akhirnya bubar.
Labels: persijap 0 comments
Drama Persijap di Bumi Kartini
Posted by Shonantha at 9:34 PM

JEPARA - Air mata Junaedi menetes mengiringi keberhasilan anak asuhnya mengalahkan PSPS Pekanbaru 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara kemarin. Pelatih Persijap tersebut tak henti-hentinya mengucapkan syukur atas hasil pertandingan yang diraih Evaldo Silva dkk.
Selain menjadi laga kandang terakhir Persijap musim ini, kemenangan kemarin juga memastikan klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu bertahan di kancah Indonesia Super Leagua (ISL). Tak pelak gol semata wayang yang diceploskan Eki Nurhakim di menit 25 disambut gemuruh penonton yang kemarin memadati stadion.
Labels: persijap 0 comments
Menang Tipis, Persijap Aman
Posted by Shonantha at 9:27 PM

JEPARA - Tuan rumah Persijap Jepara berhasil memenuhi ambisinya meraih angka penuh setelah menang tipis atas tamunya PSPS Pekanbaru 1-0 pada pertandingan lanjutan kompetisi Djarum Indonesia Super League (DISL) 2009/2010 di di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Rabu (19/5).
Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 13 ribu penonton tersebut, kedua tim bermain terbuka dengan saling melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan masing-masing untuk meraih kemenangan.
Pada babak pertama, permainan kedua tim berimbang karena bola bergulir dari kaki pemain kedua kesebelasan tersebut dan keduanya juga memiliki peluang yang hampir sama untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Labels: persijap 0 comments
Pelatih PSPS Puji Kiper Danang
Posted by Shonantha at 9:21 PM

Tak ada yang memperkirakan kiper Danang Wihatmoko kembali berdiri di bawah mistar Persijap Jepara saat menghadapi PSPS Pekanbaru dalam pertandingan Superliga di Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (19/5). Pasalnya, ia masih cedera bahu dan diragukan tampil saat menghadapi PSPS.
Bahkan ia diperkirakan absen selama beberapa pekan akibat cederanya. Danang mengalami cedera bahu saat menahan tendangan keras Bambang Pamungkas di pertandingan melawan Persijap, Sabtu lalu.
Akibatnya, ia terpaksa ditarik keluar.
Labels: persijap 0 comments
Persijap Amankan Posisi Di Superliga
Posted by Shonantha at 9:17 PM

Persijap Jepara akhirnya mengamankan posisinya di Superliga. Persijap memastikan bertahan di Superliga setelah meraih kemenangan 1-0 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (19/5).
Hasil itu menjadikan Persijap naik ke papan tengah. Mereka menduduki posisi sepuluh dengan poin 43. Striker Eki Nurhakim kembali menjadi bintang bagi Persijap. Dirinya mencetak gol tunggal yang mengantarkan Laskar Kalinyamat meraih kemenangan.
Labels: persijap 0 comments
Fokus ke Masa Depan Klub
Posted by Shonantha at 9:11 PM
JEPARA - Persijap Jepara mempertahankan keikutsertaannya di Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) untuk musim depan dengan biaya lebih dari Rp 10 miliar, di antaranya Rp 6,5 miliar dari APBD.
Menurut manajemen Persijap, pembiayaan klub selama semusim itu adalah yang terendah di antara 18 klub peserta ISL. Kerja keras mempertahankan tim in di kancah kompetisi sepak bola tertinggi nasional itu harus dilanjutkan dengan persiapan matang. Karena itu setelah mengakhiri kompetisi pada 29 Mei, pemangku kebijakan di Persijap kini harus fokus mencari jalan keluar masa depan klub.
Labels: persijap 0 comments
